Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung dan Tokoh Budaya Sunda)
TRITURA ERA SOEKARNO 1945-1966 (21 tahun)
TRITURA ( Tri Tuntutan Rakyat) adalah tiga tuntutan rakyat kepada pemerintah Soekarno pada tahun 1966. Tuntutan tersebut adalah:
- Bubarkan Kabinet Dwikora
- Turunkan harga
- Perbaiki ekonomi
Tritura disampaikan oleh mahasiswa dan pelajar pada tanggal 10 Januari 1966 di Jakarta, dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Soekarno.
TRITURA ERA SOEHARTO 1966 -1998 (32 tahun)
KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) memang menjadi salah satu ciri khas pemerintahan Soeharto. Banyak kasus KKN yang terungkap selama era Orde Baru, termasuk kasus-kasus yang melibatkan keluarga dan kroni-kroni Soeharto.
Beberapa contoh kasus KKN yang terkenal di era Soeharto adalah:
- Kasus korupsi Pertamina yang melibatkan Ibnu Sutowo.
- Kasus korupsi Bapindo yang melibatkan anak Soeharto, Tommy Soeharto
- Kasus korupsi Bulog yang melibatkan Soeharto sendiri
KKN menjadi salah satu faktor yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Soeharto pada tahun 1998.
ERA GUSDUR 1999-2001 (2 tahun)
Di era pemerintahan Gus Dur (1999-2001), salah satu penyebab utama ketidakstabilan pemerintahan adalah:
- Krisis politik dan konflik internal di tubuh pemerintahan
- Isu penistaan agama dan ancaman terhadap Pancasila
- Krisis ekonomi dan inflasi
Namun, penyebab utama yang paling sering disebut adalah: Keputusan Gus Dur untuk menggantikan Muchtar Pakpahan sebagai Ketua Umum PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) dengan Djoko Santoso, yang memicu protes dan demonstrasi besar-besaran
Tapi, ada juga yang berpendapat bahwa: Gus Dur terlalu liberal dan tidak tegas dalam menghadapi kelompok-kelompok yang ingin menggantikan Pancasila dengan ideologi lain.Gus Dur sendiri digantikan oleh Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001.
ERA MEGAWATI 2001-2004 (4 tahun)
Di era pemerintahan Megawati (2001-2004), beberapa indikator yang sering disebut sebagai kegagalan pemerintahannya adalah:
- Stagnasi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang lambat
- Korupsi yang masih merajalela
- Krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah
- Gagalnya penyelesaian kasus-kasus besar, seperti kasus Bom Bali 2002
Namun, perlu diingat bahwa Megawati juga memiliki beberapa pencapaian positif, seperti:
- Pemulihan ekonomi pasca-krisis 1998
- Penguatan demokrasi dan kebebasan pers
- Penandatanganan perjanjian damai dengan GAM di Aceh
Tapi, secara umum, pemerintahan Megawati sering dikritik karena kurangnya keberanian untuk melakukan reformasi dan mengatasi masalah korupsi.
ERA SBY 2004-2014 (10 tahun)
Di era pemerintahan SBY (2004-2014), beberapa indikator yang sering disebut sebagai kegagalan pemerintahannya adalah:
- Korupsi yang masih merajalela dan meningkat
- Lambannya proses hukum terhadap kasus-kasus besar
- Kenaikan harga BBM dan biaya hidup
- Gagalnya penyelesaian kasus-kasus seperti Lapindo dan Century
- Keterlibatan keluarga dan kroni-kroni SBY dalam kasus-kasus korupsi
Namun, perlu diingat bahwa SBY juga memiliki beberapa pencapaian positif, seperti:
- Pemulihan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil
- Penguatan infrastruktur dan pembangunan jalan tol
- Peningkatan hubungan internasional dan peran Indonesia di ASEAN
Tapi, secara umum, pemerintahan SBY sering dikritik karena kurangnya keberanian untuk melakukan reformasi dan mengatasi masalah korupsi.
ERA JOKOWI 2014-2024 (10 tahun)
Era Jokowi memiliki beberapa indikator yang dianggap sebagai kegagalan pemerintahannya, antara lain:
- Penurunan Indeks Hak Asasi Manusia (HAM): Skor rata-rata Indeks HAM 2024 adalah 3,1, turun 0,1 dari tahun 2023. Ini menunjukkan bahwa pemerintahan Jokowi belum berhasil meningkatkan perlindungan dan pemajuan HAM.
- Gangguan terhadap kebebasan beragama: Jumlah gangguan tempat ibadah meningkat signifikan, dari 16 tempat ibadah di tahun 2017 menjadi 65 tempat ibadah di tahun 2023.
- Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan: Beberapa kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan masih terjadi selama era Jokowi, seperti kasus e-KTP dan kasus korupsi di beberapa kementerian.
- Krisis ekonomi dan inflasi: Meskipun ada pertumbuhan ekonomi, namun masih ada beberapa tantangan ekonomi, seperti inflasi dan kesenjangan ekonomi.Namun, perlu diingat bahwa pemerintahan Jokowi juga memiliki beberapa pencapaian positif, seperti :
Pembangunan infrastruktur:Jokowi telah melakukan pembangunan infrastruktur yang signifikan, seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan.
Peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.
Jokowi telah meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.Evaluasi akhir terhadap pemerintahan Jokowi masih bergantung pada perspektif dan prioritas masing-masing.
REKOMENDASI
- Pemerintah segera melakukan tindakan tegas (hukum mati )terhadap para Koruptor.
- Pemerintah segera melakukan regulasi politik , bahwa bupati, walikota, dan Gubernur , diangkat dan atau ditunjuk oleh Presiden.
- Pemerintah segera melakukan Kedaulatan SDA, dan mengurangi impor pangan.
- Pemerintah segera mekakukan pendidikan kesadaran hukum menjelang diberlakukan KUHAP.
- Sinergitas antar kementrian untuk percepatan kemamkmuran.(*****








Komentar