Oleh: Abah Yusuf Bachtiar (Sesepuh Kabuyutan Gegerkalong Bandung)
SEJAK ditemukan, ditambang dan dieksport oleh Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis, Emas Hijau jadi perhiasan emas paling legendaris hingga saat ini. Semua kitab suci Yahudi, Kristen, Majusi, Zoroaster, Hindu, Budha, Sabba dan Islam. Kisah luasnya ratusan juta hektar lahan perkebunan dan pertambangan Emas Hijau milik kerajaan Ratu Balqis, akan jadi kepemilikan abadi dari keturunan Ratu Balqis dan Nabi Sulaiman. Kelompok sekte mistis Kabbalah Babilonia global yang memburu rahasia Emas Hijau ini keseluruh belahan bumi, dengan meminta bantuan 72 Raja Iblis yang pernah diperintahkan Tuhan untuk bekerja kepada Kerajaan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman.
Kelompok sekte mistis Kabbalah Babbilonia bersekutu dengan berbagai kelompok konspirasi global untuk memburu lokasi Emas Hijau ini ke Sundanesia. Mereka bekerjasama menciptakan konsep filisofis negara Dwipantara, Nusantara dan Hindia Belanda untuk menguasai cadangan Emas Hijau Electrum. Anehnya yang mereka dapatkan selama ini hanya Emas Kuning dan Emas Putih. Semuanya hanya cocok jadi emas perhiasan dan logam mulia, tidak cocok jadi koin emas hijau yang termahal di dunia hingga hari ini.
Sejak 2000 tahun Sebelum Masehi, harga Emas Hijau pergram tidak pernah turun walaupun 0,1 %. Dipasar emas di Amerika, Inggris, Rusia, Dubai, Saudi, Cina dan Israel, hari ini harganya pergram senilai USD 100. Ini yang menjadikan harga batu perhiasan berlian, tidak bisa bernilai fantastis jutaan dollar, jika tidak diikat dengan emas hijau Electrum. Bukan berarti karena harganya sangat mahal, bisa terjamin aman bagi pemakainya ? Tentu ada efek bahayanya karena mengandung logam Rubidium.
Emas Hijau terbentuk secara kimia dengan unsur logam Alkali Rubidium dan Kalium Potasium yang cepat teroksidasi di udara dgn hidrogen dan berefek panas. Ini yang bikin Emas Hijau tidak bisa disimpan dibawah terik matahari, karena bisa terbakar. Cadangan Emas Hijau terbesar didunia saat ini hanya dimiliki Cina, Rusia, Australia dan Indonesia. Hanya Inggris yang berhasil menambang Emas Hijau diseluruh dunia.
Amerika mengalami krisis cadagang emas dunia sejak tahun 1930 Masehi. Akhirnya pada tahun 1971 Masehi, koin emas ssebagai mata uang penjamin transaksi moneter Dollar Amerika dihapus dan diganti dengan sistem mata uang Fiat kertas sampai saat ini. Dampak dari Cina, dan Rusia mengusai 60 % cadangan Emas Hijau sedunia, sejak tahun 2021, nilai mata uang Fiat Ameriks terus merusot alias tidak laku diperdagangkan, dibandingkan dgn harga Emas Hijau yg terus naik.
Akibatnya bank sentral 150 negara melakukan aksi Dedolarisasi global, karena nilainya terus menurun dalam 2 tahun terakhir. Menurut WGC ( Wold Gold Council), sejak bulan Mei 2023, terjadi aksi borong emas senilai 228, 4 ton. Fenomena ini jadi transaksi borong emas terbesar sejak 55 tahun lalu.(****








Komentar