Kab.Ciamis, LINTAS PENA. Hj Kania Ernawati Herdiat mengatakan, Pemda Ciamis Jabar terus berupaya meningkatkan indeks ketahanan pangan melalui kemandirian pangan masyarakat.
“Kita sedang terus meningkatkan indeks itu. Yang mana sebenarnya tanah Ciamis Jabar itu sangat subur,” Ungkap Hj Kania Ernawati Herdiat Saat tinjau kegiatan ketahanan pangan melalui kemandirian pangan masyarakat desa Banjarangsana panumbangan usai meninjau Program Bersama Gerakan Pangan Mandiri , hari Jumat (17/12/2021).
Oleh karena itu, Hj Kania Ernawati Herdiat menyambut baik gerakan yang diinisiasi oleh TP-PKK Desa Banjarangsana tersebut.
Hal senada diungkapkan Pjs Kades Banjarangsana Endang, bahwa Program Bersama Gerakan Pangan Mandiri bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan sekecil apapun pekarangan rumah,terangnya.
Bahkan dengan modal ember masyarakat bisa memelihara ikan yang nantinya bisa dikonsumsi rutin oleh keluarga. “Atau kalau punya halaman bisa ternak ayam dan telur atau tanaman cabai, kangkung dan lainnya,” ucapnya.
Masih kata kades, saat ini untuk budidaya ternak maupun tanaman tidak perlu lahan yang luas. “Swasembada pangan dengan ilmu dan teknologi tidak memerlukan lahan yang luas, tapi cukup di pekarangan,” katanya.
Terkait penyediaan bibit ikan, ayam dan tanaman, TP-PKK Desa Banjarangsana berkolaborasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Ciamis serta Dinas Kelautan dan Perikanan.
Sementara untuk pemberdayaannya turut melibatkan organisasi Masyarakat Desa dan tentunya kader PKK yang ada didesa. Mereka akan melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan keluarga.“Masyarakat kita menunggu contoh dari mereka yang tergabung dalam gerakan ini. Jika berhasil memperlihatkan kesuksesan, masyarakat akan mengikuti,” ucap pa kades.
Pjs kades Banjarangsana berharap gerakan tersebut intens dikampanyekan, supaya masyarakat turut menyukseskan gerakan tersebut. “Ini agar jadi budaya masyarakat kita, dengan begitu suatu hari kita tidak ada impor lagi urusan telur, daging dan lainnya, tapi kita bisa swasembada,” ucapnya.
Ketua TP-PKK Desa Banjarangsana menuturkan, Program Bersama Gerakan Pangan Mandiri bertujuan untuk meminimalisir bahaya rawan pangan dan mewujudkan swasembada pangan.
Sebab, menurutnya, masyarakat tidak bisa terus mengandalkan pemerintah yang memiliki keterbatasan dalam penyediaan pangan. “Bantuan pemerintah tidak selalu ada, maka masyarakat khususnya level keluarga harus berdaya mandiri untuk ketahanan pangan, contohnya memanfaatkan sekecil apapun pekarangan,pungkasnya.(JOHAN ROHANI)*










Komentar