Meranti – LP
Baru – baru ini awak media turun kelapangan di Kecamatan Merbau Teluk Belitung Pulau Padang penghasil minyak bumi termasuk hasil hutannya yang digarap oleh perusahaan ternama di Riau.
Yang sangat memprihatinkan Jembatan Jalan Nipah Baru Rw 5 Rt 3 Teluk Belitung rusaknya semakin parah di Kecamtan Merbau! Jembatan tersebut merupakan infrastruktur penting berlalu-lintas unutk masyarakat dan anak sekolah karena tepatnya gedung sekolah SMA pas tepat ditepi jalan tersebut.
Masyarakat sekitar lokasi lingkungan tersebut berharap melalui media ini semoga daerah meraka dari segi pembangunannya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Riau.
Pulau Padang Teluk Belitung di Meranti Riau terdiri dari Dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tasik Putri Puyu. Potensi penghasilan pulau tersebut sangat membanggakan kita semua, karena pulau tersebut merupakan pulau penghasil minyak bumi dan hasil hutan yang digarap oleh perusahaan ternama di Riau, Namun daerah penghasil yang sangat dibanggakan tersebut keadaan jalannya sangat menyedihkan hati masyarakat yang berlalu lintas, jalannya baru setakat pengerasan puluhan tahun sudah mereka lalui kalau hari panas debunya berterbangan kalau hari hujan penuh dengan genangan air dipermukaan jalan tersebut.
Inilah yang dirasakn masyarakat dan anak-anak sekolah, jalan penghubung dari Desa ke Kecamatan rusaknya semakin parah, seperti dari Jalan Desa Tanjung Pisang menuju Desa Selat Akar Kecamatan Putri Puyu ini sudah puluhan tahun belum mendapat perhatian dari kabupaten maupun dari Provinsi Riau.
Jembatan penyeberangan Selat Akar Desa Bandul sudah hampir 3 Tahun belum ada sentuhan pembangunan dari Provinsi Riau.
Menurut keterangan Ketua Lembaga Ikatan Pecinta Kedaulatan Rakyat kepada media ini “Yang tahu dan merasakan jalan dan jembatan rusak adalah masyarakat dan pedagang kecil yang berlalu lintas, kalau pejabat tinggi tidak merasakan karena pejabat tersebut naik pesawat atau mobil termasuk wakil rakyat tak merasakan kerusakan jalan atau jembatan.”
Kabupaten Kepulauan Meranti terdiri dari 4 pulau besar, yaitu Pulau Rangsang, Pulau Tebing Tinggi, Pulau Merbau, Pulau Padang. Pulau penghasil minyak ialah Pulau Padang Kecamatan Merbau Teluk Belitung, Kecamatan Tebing Tinggi Barat di Meranti juga termasuk penghasil kayu hutan yang dikuasai oleh perusahaan ternama di Riau.
Potensi penghasilan di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau tak sebanding dengan masuknya pembagunan di wilayah kecamatan-kecamatan di Meranti Riau.
Hasil pantauan media ini dilapangan Pulau Rangsang dan Pulau Merbau, kedua pulau tersebut mengalami keruntuhan tebing setiap tahun dilembur ombak Selat Malaka-Malaysia karena pulau tersebut berhadapan langsung dengan Selat Malaka-Malaysia.
Pulau Rangsang dan Pulau Merbau di Meranti adalah Pulau Terluar, Pulau Terluar adalah tanggung jawab pemerintah pusat untuk mengelola dan menangani keadaan pulau tersebut. Sudah puluh tahun pulau tersebut menjadi sasaran ombak Selat Malaka-Malaysia sehingga pulau tersebut sudah menipis, ini sangat perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat.
Kabupaten kepulauan meranti adalah salah satu kabupaten penghasil minyak bumi dan hasil hutan yang dikuasai oleh perusahaan ternama di Riau hingga gaungnya sampai ke Pusat. (KABIRO LP – RAMLI ISHAK)







Komentar