Kota Tasikmalaya LINTAS PENA—-Penyelenggaraan Pekan Olah Raga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Ke-8 Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat resmi ditutup melalui acara penutupan yang berlangsung di Kabupaten Cianjur.Kegiatan ini dihadiri Bupati Cianjur, Perwakikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat melalui ketua Tim (Katim) Diniyah,kepala kemenag yang diwakili oleh Kasi Pajis/Pd Pontren se Jawa Barat,ketua FKDT Provinsi Jawa Barat,serta jajaran dewan pengurus cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( FKDT)dari berbagai kabupaten dan kota se- Jawa Barat.Momentum ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi yang mempertemukan para santri dari berbagai daerah untuk menunjukan kemampuan ,kreativitas,serta prestasi di bidang olah raga dan seni. Hal itu disampaikan Drs.Ahmad Sapei Ketua DPC FKDT Kota Tasikmalaya kepada LINTAS PENA 26 Oktober 2026.
”Alhamdulillah kontingen kota Tasikmalaya berhasil meraih peringkat ke-7 juara umum dengan 49 poin dari berbagai cabang olah raga dan seni.Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kota Tasikmalaya serta menunjukan semangat dan kesunggugan para santri dalam berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Barat.”ujarnya
Adapun prestasi kontingen kota Tasikmalaya meliputi
- juara 1 diraih ananda Galih Pamungkas Wijaya murotal wakimla putra
- juara 1 Ananda Syifa Naura Fauziah kaligrafi putri
- juara 1 Regu Kota Tasikmalaya Mars FKDT
- juara 2 Regu Kota Tasikmalaya Cerdas cermat diniyah Beregu
- juara 2 Ananda Nazhifa Qolbuni Puisi Islami putri
- juara 3 Ananda Ibrahim Kinza Al-Islam puisi islami putra
- juara harapan 1 Ananda Revan Alemania Almeta lari Sprint 100 meter putra.dengan jumlah medali 3 Emas,2 Perak 1 Perunggu dan harapan 1.
Perolehan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para santri, pembimbing,pelatih,pengurus FKDT,Serta dukungan berbagai pihak yang turut mempersiapkan kontingen kota Tasikmalaya.
Apresiasi dan harapan ke depan keikutsertaan kontingen Kota Tasikmalaya dalam porsadin ke-8 tidak hanya berorientasi pada perolehan juara,tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental,penguatan karakter,pengembangan bakat,dan peningkatan kualitas santri madrasah diniyah.
Prestasi yang telah diraih diharapkan menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan Diniyah di kota Tasikmalaya untuk terus meningkatkan pembinaan santri secara berkelanjutan baik dalam bidang olah raga maupun seni islami.
”Selanjutnya mohon doa restu dari semua pihak insyaa alloh pada bulan November 2026 akan bertanding di Porsadin tingkat Nasional dengan tiga mata lomba yaitu murotal walimla,kaligrafi dan Mars FKDT.Semoga di Porsadin Nasional Kontingen Kota Tasikmalaya bisa kembali meraih prestasi ”harapnya.(ADE BACHTIAR ALIF)*








Komentar