
Oleh : Ali Assegaf
PEMIMPIN Itu selalu muncul dari pengorbanan dan pelayanan – yang kekuasaan nya buah dari kepercayaan dan cinta – sehingga selalu jadi magnet gerakan langkah dan kebijakannya – Allah memancarkan cahaya melalui mereka.
Sebaliknya, ketika kebatilan, gelap, kebodohan, kejahatan atau apapun dari sisi yang berlawanan dengan kepemimpinan Sejati diatas – bermakna sebaliknya Yaitu : Penguasa yang deklare pemimpin yang mengorbankan dan pelayanan untuk pengakuan sosial kuasanya buah dari pemecahbelahan dan dikotomi – klaim kepercayaan dengan voting dan demokrasi – cinta penuh kepalsuan yang esensinya pemeliharaan antara ketakutan, pembodohan dan pemaksaan sikap yang jauh dari kemerdekaan. Sehingga magnet mereka adalah emosi dan marah – dan terbanyak pundi ekonomi. Hidup dan fokus mereka dunia dan mereka lah kaum yang menutup cahaya ilahi dengan menutup mata orang lemah dengan dunia nya.
Bib kita perlu Alhusein yang menghidupkan – bukan sekedar yang menghidupkan acara Al-Husein. Alhusein yang menghidupkan
Bisa pada : Sunni yang Huseini yang melihat kata Rasulullah SAW dan semua ucapan Rasulullah bersimpul pada
أنا من حسين
Bahwa tak berarti ketaatan pada rasulullah, aturan dan ajarannya – hingga tak bersama mengejawantahkan kehormatan social seperti teriakan alhusein di Karbala.
Bisa pada : Sukarnois yang menyuntikan kemandirian dan kehormatan, menolak imperialism dengan menyebut kaumnya adalah marhaen – yang perlu mereka sepurnakan nilainya dengan alhusein as – sehingga api kemarahan mereka termanage pada jalan risalah kakek nya dan persaudaraan ajaran ayah nya Ali.
Bisa pada : Kristen yang melecut jiwanya dengan istilah panggul salib, demi pelayanan kemanusiaan… Maka semua pengikut jesus harus kenal dan menyertai alhusein as.
Bukan sekedar symbol solat atau klaim sebagai syiah – sudah dengan sendirinya menjadi huseini – lebih buruk dari itu menghimpun mereka dengan pola yang bukan ditetapkan kakek alhusein dan ayahnya Ali.
Bib – semua yang melihat, membaca, mendengar dan menganalisa Karbala’ hanya ada satu robohnya ego yang menampilkan buah Tuhan yang bernama – Kemuliaan – kebranian dan kepahlawanan yang dari situ semua pembelajaran sempurna dengan Kesabaran, keteguhan, kesadaran, kasih sayang dan pelindungan – serta semua ajaran para nabi diajarkan dari setiap zaman
Jalan utama – jangan jadikan gerakan Alhusein As dibonsai di kanalisasi seperti ini — jika kanal dan bonsai ini bisa di sobek dan dirubuhkan… Kita akan melihat gerakan yang Alhusein as sendiri memimpin kita. (****
- CATATAN: Tulisan untuk adinda Lukman yang layak jadi tulisan disebarkan.






Komentar