Oleh : Ali Assegaf
SEPENGETAHUAN saya, catatan undian dalam al-Qur’an terjadi pertama kali era nabi Yunus dan perebutan pelindung (kafil) maryam.
Era Yunus
Alquran berkata surat as-shaffat : 140-141
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ – إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ – فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ
Sesungguhnya Yunus di antara utusan (Rasul) – ketika (menjadi buronan) berlari menuju kapal penuh muatan – yang kemudian kalah dalam undian (dilempar ke laut) – kemudian ditelan ikan besar (paus) yang mencelakakannya
Tafser peristiwa Yunus banyak disusupi kisah israeliyat, namun saya tak sedang membahas sejarah ini, setidaknya al-quran menyebutkan Yunus itu buronan, sejarah nabi2 di kejar-kejar dan dicelakai itu sudah jadi tradisi tempat nabi-nabi di utus.
Yang menarik, Yunus dalam undian kapal yang penuh sesak, orang melihat pribadi dan perawakan Yunus paling aneh sendiri, orang di kapal yang harus mengorbankan seorang penumpang itu mengundi dan undian itu jatuh pada Yunus. Sekali lagi, jika mereka voting sekalipun itu akan terjadi pada Yunus, namun itu tidak dilakukan. Mekanisme probabilitas begini selalu dihubungkan dengan alam.
Era Maryam
Al-qur’an berkata surat Ali Imran: 44
ذٰلِكَ مِنْ اَنْۢبَاۤءِ الْغَيْبِ نُوْحِيْهِ اِلَيْكَۗ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ اِذْ يُلْقُوْنَ اَقْلَامَهُمْ اَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَۖ وَمَا كُنْتَ لَدَيْهِمْ اِذْ يَخْتَصِمُوْنَ
Itulah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad ). Padahal, engkau tidak bersama mereka ketika mereka melemparkan pena mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan menjadi pelindung (kafil) Maryam dan engkau tidak bersama mereka ketika mereka bersengketa.
Banyaknya rabi yahudi yang mengambil peluang agar bisa menjadi pelindung (kafil) maryam saat itu membuat peluang bagi zakaria menjadi kecil secara probabilitas. Namun itu pemberitaan langit atas undian yang diserahkan hubungannya dengan alam – yaitu melemparkan pena ke air yang mengalir. Pemilik pena yang tidak hanyut adalah kafil (pelindung) maryam, disana ada peran Allah SWT.
Andai saat itu terjadi voting yang tidak memerankan tanda alam – mekanisme ini tidak terjadi. Al-Qur’an bahkan menyebutkan sebagai berita ghaib karena faktor undian yang menyertakan probabilitas alam bukan voting. Hal ini akan lebih terang pada seri berikutnya.(****






Komentar